Main Saham Online? Jangan lah….
Sering kita menjumpai orang yang berkecimpung di dalam per-saham an berkata “inilah resiko main saham online, kalau untung ya untung, kalau rugi ya rugi”. Sebenarnya saya sama sekali tidak setuju dengan kata “main saham”, apalagi jika di teruskan pada kalimat berikutnya. Saat kita mengambil keputusan untuk menanamkan sebagian uang kita sebagai investasi dalam saham, tentunya kita mempunyai keinginan kuat untuk menghasilkan untung sebesar-besarnya. Seharusnya kita menjauhkan kata “main saham online” pada pikiran kita karena uang yang kita gunakan bukanlah uang mainan, tetapi uang yang dihasilkan dari jerih payah kita.
Kita seharusnya menjalankan saham kita dengan cara yang serius, yaitu dengan meminimalkan kerugian dan memaksimalkan keuntungan, bagaimana caranya? tidak ada cara lain selain analisa data baik itu secara fundamental maupun teknis. Saat kita membeli suatu saham sebenarnya kita membeli suatu perusahaan, untuk itu kita harus mengenal terlebih dahulu perusahaan tersebut.
Saat pertama kali saya menanamkan sedikit uang kedalam saham online, saya bingung memilih saham apa yang akan dibeli. Tanpa bermodalkan pengetahuan analisa sama sekali, saya akhirnya membeli saham A yang ‘sepertinya’ sedang ramai dan harga terus naik. Sesaat penulis senang karena sudah mendapat untung walaupun hanya 3% tanpa mengetahui bahwa sebenarnya harga saham tersebut sudah terlalu mahal untuk dibeli. Di hari berikutnya, saat membuka portofolio dengan harapan saham A tersebut akan melambung lagi ternyata salah. Di dalam portofolio saya melihat ada angka bernilai minus yang cukup besar….wow saham A saya mengalami penurunan sebanyak 5% dan seketika saya langsung menjual saham tersebut. Saya panik dan melakukan cut loss. Mulai dari sana saya belajar menganalisa saham yang akan saya beli terlebih dahulu, dengan begitu saya tidak panik dengan adanya penurunan harga dari saham yang saya beli karena saya sudah yakin bahwa saham tersebut mempunyai potensi naik untuk ke depannya.